Sinergi Pemuda dan Ekonomi Kreatif, Karang Taruna Lamongan Meriahkan Gelaran Wake Up Lamongan 2026

KARTARLA | Lamongan – Pemuda Kabupaten Lamongan kembali menyatukan energi dan kreativitas dalam puncak peringatan Hari Sumpah Pemuda melalui panggung tahunan Wake Up Lamongan 2026.

Mengusung tema “Bersua, Berkarya, dan Berdaya”, agenda edisi kelima yang digagas Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) ini berlangsung meriah di Gedung Olahraga (GOR) Sport Center Lamongan, Sabtu (31/10/2026).

Kegiatan yang dirancang sebagai ruang silaturahmi sekaligus panggung kolaborasi lintas organisasi kepemudaan (OKP) dan komunitas kreatif tersebut turut dihadiri langsung oleh Pengurus Karang Taruna Kabupaten Lamongan.

Baca Juga : Kembangkan Tani Melon Modern Sukoatifarm, Moch Bagus Zakaria Raih Juara 2 Pemuda Pelopor Lamongan 2026

Mewakili Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan Achmad Ilham Zubairi, Ketua Bidang Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Pengembangan Kewirausahaan Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Ferry Anggriawan, menegaskan komitmen Karang Taruna dalam mendukung tumbuh kembang potensi wirausaha muda serta ekosistem ekonomi kreatif di Kota Soto.

Menurutnya, momentum Wake Up Lamongan menjadi ajang pembuktian bahwa pemuda karang taruna siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

“Karang Taruna Kabupaten Lamongan hadir dan berpartisipasi aktif dalam Wake Up Lamongan 2026 ini sebagai wujud komitmen kami dalam mendorong kemandirian pemuda, khususnya di sektor ekonomi kreatif dan kewirausahaan. Kami ingin pemuda hingga ke tingkat desa tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menciptakan peluang usaha, mempromosikan produk kreatif, dan berdaya saing,” ujar Ferry Anggriawan di sela-sela peninjauan tenant kewirausahaan di lokasi acara.

Baca juga : Peran Strategis Alumni dan Pesantren: Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan Tekankan Pentingnya Sinergi Merawat Keharmonisan Masyarakat

Tak sekadar hadir sebagai peserta, Karang Taruna Kabupaten Lamongan unjuk gigi dengan menghadirkan dua stand UMKM kreatif yang menjadi pusat perhatian para pengunjung. Melalui unit usahanya, Karang Taruna menyajikan kuliner, mempromosikan layanan jasa perawatan dan cuci sepatu (shoe cleaning) garapan pemuda, serta memamerkan busana fesyen unik yang memanfaatkan kreasi daur ulang kain perca.

Penampilan produk kreatif ini menjadi bukti konkrit dari program pembinaan kewirausahaan Karang Taruna dalam mengolah limbah tekstil menjadi barang bernilai jual tinggi sekaligus menciptakan lapangan usaha mandiri bagi generasi muda.

Dalam kesempatan tersebut perwakilan Karang Taruna Lamongan Ari Widian Swasti, anggota bidang Kepemudaan, Olahraga, Seni dan Budaya berkesempatan menerima penghargaan atas partisipasinya dari Disbudporapar Lamongan.

Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi, S.E., M.B.A., M.Ek., melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Lamongan, Joko Nursiyanto, menyampaikan pesan mendalam bahwa peringatan Sumpah Pemuda harus dijadikan pemantik untuk mengasah kapasitas diri dan menghadirkan karya yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga : Momentum Sumpah Pemuda, Kartar Lamongan dan Himaprodi KPI UNITABAH Dorong Produktivitas Digital Mahasiswa

“Momentum Sumpah Pemuda adalah waktu yang tepat bagi pemuda Lamongan untuk terus mengembangkan kreativitas, meningkatkan kapasitas diri, dan mengambil peran aktif dalam kemajuan daerah. Jangan hanya menjadi penonton atas perubahan. Pemuda harus berani menciptakan gagasan, mengasah keterampilan, menjaga persatuan, serta mengubah potensi menjadi karya nyata,” tegas Joko Nursiyanto.

Ia menambahkan, potensi kepemudaan di Kabupaten Lamongan akan menjadi kekuatan eksponensial apabila dirajut dalam sinergi dan kolaborasi yang solid antarkomunitas, organisasi, serta lintas bidang keahlian.

“Pemuda yang hebat bukan hanya mereka yang sukses untuk dirinya sendiri, tetapi mereka yang mampu membuka peluang, membawa manfaat, dan menginspirasi lingkungan di sekitarnya,” tambah Joko.

Baca Juga : Peringati Bulan Bakti, RS Mata KMU dan Karang Taruna Lamongan Gelar Baksos Pemeriksaan Mata Gratis

Sementara itu, Kepala Disbudporapar Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, S.E., M.Si., menguraikan bahwa gelaran Wake Up Lamongan Tahun 2026 diselenggarakan untuk mempertemukan berbagai ruang ekspresi kepemudaan dalam atmosfer yang positif, produktif, dan sarat inovasi.

Rubikah membeberkan, perhelatan edisi kelima ini diikuti oleh 25 komunitas kreatif, 15 organisasi kepemudaan termasuk Karang Taruna, lima bidang Pemuda Pelopor, hingga puluhan pelaku UMKM muda.

“Wake Up Lamongan 2026 menjadi ruang silaturahmi dan kolaborasi nyata. Rangkaian kegiatan meliputi pameran dan aktivitas tenant komunitas, mini turnamen e-sport, kompetisi Beyblade, lomba mural, doodle art, workshop pantomim, pameran produk kreatif dan kewirausahaan, hingga ajang otomotif dan cosplay,” terang Siti Rubikah.

Baca Juga : Perkuat Kapasitas Pemuda hingga Tingkat Desa, Upgrading Karang Taruna Kabupaten Lamongan 2026 Dibuka di Sambeng

Rangkaian acara yang dimulai sejak pukul 14.00 WIB menyuguhkan susunan kegiatan (rundown) yang padat dan atraktif. Diawali dengan final check materi teknis dan pembukaan kompetisi e-sport serta Beyblade di dalam GOR, suasana sore kian semarak dengan panggung hiburan yang menampilkan Unsolve Band serta aksi Tari Angguk Jos dari Sanggar Saphalta Madhuri (Pemuda Pelopor Bidang Seni dan Budaya).

Memasuki malam hari, pengunjung dihibur oleh sharing moment komunitas, penampilan musik dari Radiant Eclipse, BTU Band, ROTS Band, PRS, Berlima Band, hingga parade fashion show dari KOBATO Lamongan. Keindahan budaya lokal juga dipamerkan melalui Tari Sorote Lintang dan Tari Boran yang memukau para tamu VIP saat peninjauan tenant.

Puncak perhelatan berlangsung khidmat pada pukul 20.30 WIB dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, laporan Kadisbudporapar, motivational speech Bupati Lamongan, serta pertunjukan Teater Sang Maha Lamongan.

Baca Juga : Sinergi Pemuda dan Masyarakat, Karang Taruna Gema Saylendra Hadirkan Gebyar Merdeka Istimewa

Acara kemudian mencapai klimaksnya saat pembacaan Teks Sumpah Pemuda yang dipimpin oleh jajaran Forkopimda dan pimpinan daerah di atas panggung, bersama-sama dengan perwakilan pimpinan komunitas dan OKP se-Kabupaten Lamongan. Pembacaan ikrar secara bersahut-sahutan tersebut menjadi simbol bulatnya tekad pemuda Lamongan untuk bersua, berkarya, dan membawa daerah menuju kejayaan.