KARTARLA | Kalitengah — Semangat gotong royong dan kepedulian kolektif terhadap pelestarian ekologi kembali ditunjukkan oleh elemen kepemudaan di tingkat akar rumput.
Melalui gerakan bertajuk Green Village 2026, Karang Taruna Dharma Bakti Dusun Dondoman sukses menggelar aksi penghijauan dan bakti sosial berskala besar yang berkolaborasi dengan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 72 UINSA Surabaya di Jalan Dusun Dondoman, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, Minggu (28/6/2026).
Mengusung tema besar “Bersama Membangun Lingkungan Hijau dan Generasi Muda Berkualitas”, rangkaian agenda taktis ini dimulai sejak pukul 07.30 WIB. Kegiatan diawali dengan apel kesiapan bersama, lalu dilanjutkan dengan kerja bakti massal membersihkan seluruh koridor jalan dusun, dan dipuncaki dengan penanaman puluhan bibit pohon sebagai simbol komitmen jangka panjang dalam menjaga kelestarian alam desa.
Baca Juga : Singkirkan Ribuan Kompetitor, Srikandi Karang Taruna Lamongan Lolos Pendanaan Kemendikti
Aksi lingkungan Green Village 2026 ini tidak hanya mengandalkan peran pemuda karang taruna dan mahasiswa semata, melainkan berhasil memantik sinergi horizontal yang masif. Agenda ini mendapatkan dukungan penuh dari berbagai elemen strategis desa, mulai dari Pemerintah Desa Bojoasri, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, perguruan silat PSHT, hingga seluruh lapisan warga Dusun Dondoman.

Keterlibatan aktif dari berbagai organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan ini membuktikan bahwa isu pelestarian lingkungan telah bergeser menjadi tanggung jawab moral bersama yang harus diwujudkan melalui tindakan nyata di lapangan.
Selain mengembalikan fungsi asri koridor desa, gerakan ini diproyeksikan sebagai investasi kesehatan dan ekologi jangka panjang bagi generasi masa depan.
Ketua KKN 72 UINSA Surabaya, M. Wahyu, melayangkan apresiasi tinggi atas tingginya militansi dan atmosfer kebersamaan yang ditunjukkan oleh seluruh komponen masyarakat Dusun Dondoman selama jalannya aksi sosial tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi antusiasme Karang Taruna, Pemerintah Desa, organisasi kepemudaan, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh warga Dusun Dondoman. Green Village 2026 menjadi bukti bahwa kolaborasi mampu menghasilkan dampak positif yang nyata. Kami berharap semangat ini terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujar M. Wahyu.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Dharma Bakti Dusun Dondoman, Rifky, menegaskan bahwa program Green Village merupakan salah satu rancangan strategis organisasi guna memperkuat posisi tawar dan peran aktif pemuda dalam roda pembangunan desa terintegrasi.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada KKN 72 UINSA Surabaya, Pemerintah Desa Bojoasri, Fatayat NU, GP Ansor, IPNU, IPPNU, PSHT, dan seluruh masyarakat Dusun Dondoman yang telah bersama-sama menyukseskan Green Village 2026. Sinergi yang terjalin hari ini menunjukkan bahwa membangun desa tidak dapat dilakukan sendiri, melainkan membutuhkan kebersamaan seluruh elemen masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan penghijauan yang berkelanjutan serta semakin memperkuat semangat gotong royong di Dusun Dondoman,” tutur Rifky.
Baca Juga : Rawat Budaya dan Gerakkan UMKM, Karang Taruna Tunas Harapan Drajat Gelar Pawai Obor 1 Muharram
Ke depan, gerakan Green Village ini dibidik untuk bertransformasi menjadi agenda rutin tahunan yang dikembangkan secara lebih luas dengan menggandeng sektor akademisi, pemerintahan, hingga dunia usaha.
Sejalan dengan slogan utama kegiatan, “Satu Pohon untuk Bumi, Satu Langkah untuk Masa Depan,” aksi nyata ini diharapkan mampu menjadi warisan positif demi mewujudkan Dusun Dondoman sebagai kawasan desa yang jauh lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan.
Oleh : Rifky

