Rawat Budaya dan Gerakkan UMKM, Karang Taruna Tunas Harapan Drajat Gelar Pawai Obor 1 Muharram

KARTARLA | PaciranRibuan masyarakat memadati sepanjang jalan utama untuk menyaksikan semarak perayaan menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah.

Karang Taruna “Tunas Harapan” Desa Drajat kembali menggelar perhelatan akbar Kirab Parade Pawai Obor 2026 yang berlangsung tertib, aman, dan meriah dengan mengelilingi wilayah Desa Drajat hingga berakhir di Alun-Alun Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Kamis (25/6/2026).

Rangkaian acara diawali dengan prosesi upacara pembukaan dan pemutaran video dokumenter kilas balik Pawai Obor 2025. Puncak pemberangkatan rombongan kirab dibuka secara simbolis melalui penyalaan obor utama bersama oleh Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih Yanwar Medi Pratama; Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Achmad Ilham Zubairi; Kepala Desa Drajat, Ah. Nailul Fauzi; serta jajaran perangkat desa, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga : Sinergi BUMDes dan Karang Taruna Desa Kuluran Sukseskan Wisata Petik Melon Hingga Ekspor ke Jepang

Suasana kirab tahun ini dinilai jauh lebih semarak dan mengalami peningkatan drastis dibandingkan pelaksanaan tahun lalu. Hal tersebut terlihat dari lonjakan jumlah peserta dari berbagai kalangan yang tampil penuh antusias, serta manajemen koordinasi kepanitiaan yang jauh lebih matang.

Kemeriahan parade di sepanjang jalur kirab diiringi oleh dentuman musik tradisional dari Tongklek Asmoro Budoyo, serta kolaborasi korps drumband Gema Nada Tepanas dan BM Sadewa.

Tidak hanya menampilkan iring-iringan obor menyala, panggung utama di Alun-Alun Desa Drajat juga menyuguhkan berbagai atraksi kebudayaan lokal, mulai dari penampilan Kusuma Nada, Seni Tari Singo Mengkok dan Leang-Leong, seni bela diri dari kerabat PSHT, penampilan Zio Band, hingga ditutup oleh performa bintang tamu nasional, Hamid Uye asal Jombang.

Baca Juga : Srikandi Pengurus Karang Taruna Lamongan Unjuk Gigi, Produk UMKM Ansa Tikar Tembus Pasar Ekspor

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih Yanwar Medi Pratama, melayangkan apresiasi tinggi atas konsistensi Pemerintah Desa Drajat yang dinilai rutin merawat tradisi luhur ini secara berkala sejak tahun 2013 silam. Selain menjadi benteng kebudayaan, ajang ini terbukti menjadi stimulus positif bagi perputaran sektor riil melalui kehadiran “Suro Market” sebagai wadah bazar puluhan UMKM lokal Desa Drajat sejak hari Rabu (24/6/2026).

“Kegiatan ini sangat positif, banyak warga dan peserta yang antusias. UMKM membuktikan perekonomian berputar dengan adanya kegiatan ini. Harapan kami kegiatan ini bisa membangkitkan budaya lokal dan menjadi geliat ekonomi kerakyatan. Saya mengapresiasi pemdes yang rutin menggelar kegiatan ini sejak 2013. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dukungan dan partisipasi para peserta juga warga guna memeriahkan kegiatan ini,” papar Galih Yanwar Medi Pratama.

Apresiasi senada juga diutarakan oleh Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Achmad Ilham Zubairi. Dirinya menilai militansi jajaran pengurus Karang Taruna “Tunas Harapan” Desa Drajat di bawah komando Achmad Fatih Syahrul Mubarok selaku Ketua Desa dan Ahmad Habla Al Faiz selaku Ketua Panitia sangat luar biasa, karena mampu menyajikan rangkaian agenda penuh selama dua hari berturut-turut secara swadaya mandiri.

Baca Juga : Semarakkan Sedekah Bumi Desa Trepan, Karang Taruna Marsudi Utomo Gelar Santunan Anak Yatim

“Luar biasa, agenda kartar full dua hari demi masyarakat. Swadaya mandiri, didukung antusias masyarakat yang total menjadikan karang taruna lebih produktif, berwarna, dan berdampak. Kartar Tunas Harapan ini layak dijadikan ikon karang taruna dalam kategori budaya. Merawat sejarah dengan baik bahkan terlihat regenerasi para penari juga sangat baik, anak-anak sudah didampingi di sanggar tari demi kelangsungan budaya dan sejarah desa,” tegas Achmad Ilham Zubairi.

Melalui kesuksesan pelaksanaan tahun ini, jajaran panitia pelaksana berharap agar tradisi luhur Pawai Obor dapat terus dipertahankan sebagai instrumen perekat tali ukhuwah islamiyah dan kebersamaan masyarakat umum, khususnya warga Drajat.

Ke depan, kegiatan ini diharapkan dapat diselenggarakan secara berkelanjutan dengan pelibatan kuantitas generasi muda yang jauh lebih masif serta jaminan keamanan yang lebih baik.