KARTARLA | Sambeng – Karang Taruna Kabupaten Lamongan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat akar rumput.
Menggandeng Dinas Sosial Kabupaten Lamongan dan Pemerintah Kecamatan Sambeng, Karang Taruna Kabupaten Lamongan membuka agenda Upgrading Karang Taruna Tahun 2026 yang berlangsung intensif selama dua hari di Kecamatan Sambeng, Selasa (29/9).
Mewakili ketua Karang Taruna, Sekretaris Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Rislu Mukhtadi, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan dan penguatan kapasitas organisasi ini.
Baca Juga : Berikut Link Pendaftaran Upgrading Karang Taruna Kabupaten Lamongan
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh elemen dari Dinas Sosial Kabupaten Lamongan serta Pemerintah Kecamatan Sambeng yang telah menyediakan tempat, waktu, dan dukungannya. Pelatihan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat, mempertegas, serta memperbarui personalia maupun pola pikir pemuda agar semakin siap menjawab tantangan zaman,” ujar Rislu.
Rislu menambahkan bahwa agenda dua hari ini dirancang sebagai wadah strategis bagi generasi muda untuk terus menggembleng dan meng-upgrade potensi, wawasan, serta keterampilan kepemimpinan organisasi.
Sementara itu, Camat Sambeng, Muhammad Bakhrudin Zuhri, S.P., M.M.A., menyambut hangat pelaksanaan upgrading tersebut di wilayahnya. Ia berharap kegiatan ini menjadi titik balik sekaligus pemantik kebangkitan gerakan Karang Taruna di Kecamatan Sambeng.
“Kami niatkan dan semangatkn bersama bahwa pelatihan dua hari ini bukan sekadar agenda seremonial belaka. Selepas acara ini, harus ada aksi nyata di lapangan. Sebab, satu aksi nyata suaranya jauh lebih keras dan berdampak daripada ribuan kata-kata,” tegas Bakhrudin.
Bakhrudin mendorong agar Karang Taruna mengubah stigma lama yang hanya aktif saat peringatan Hari Kemerdekaan semata. Menurutnya, pemuda hari ini harus bertransformasi menjadi mesin penggerak perekonomian dan pembangunan di desa, seperti membantu strategi pemasaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), mengawal program Kelompok Daya Masyarakat Desa (KDMP), serta melahirkan inovasi desa lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengutarakan komitmen pihak kecamatan untuk melahirkan program One Village One Product (Satu Desa Satu Produk) di Sambeng.
“Jangan mengejar kupu-kupu yang terbang, tetapi buatlah taman bunga yang indah hingga kupu-kupu itu datang sendiri. Tunjukkan kapasitas dan inovasi kalian, bersinergilah dengan pemerintah desa dan kecamatan. Kami di kecamatan siap memberikan pendampingan penuh menuju Sambeng yang lebih baik dan Sumringah,” pesannya penuh motivasi.
Di sisi lain, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Galih, menegaskan bahwa kegiatan upgrading ini merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dengan Karang Taruna selaku salah satu pilar sosial utama di masyarakat.
“Pelatihan ini menjadi ruang evaluasi dan peningkatan kapasitas—hal yang sudah baik kita pertahankan, sementara yang belum optimal kita kembangkan bersama. Ini bukti kolaborasi erat antara Dinsos dan Karang Taruna,” kata Galih.
Galih berharap, melalui upgrading ini, Karang Taruna tidak hanya aktif dalam kegiatan kepemudaan, melainkan mampu memosisikan diri sebagai agen Perlindungan Sosial (Perlinsos) di tingkat desa. Pemuda diharapkan dapat membantu memvalidasi dan mendaftarkan hingga 100 warga penerima manfaat agar data kesejahteraan sosial di tingkat desa terkoneksi secara akurat dan detail.
Baca Juga ; Sinergi Kemanusiaan Pemuda : Gandeng Drumband GR NADA, Karang Taruna Palirangan Bantu Biaya Operasi Warga
“Ini adalah titik krusial untuk memperkuat interaksi dan kerja sama. Semoga Karang Taruna bisa menjadi garda terdepan agen Perlinsos yang membantu mendata masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” pungkasnya.

