Langkah Awal ‘Kartar Goes to School’, Ketua Karang Taruna Lamongan Gelar Karang Taruna Mengajar di SMA Wahid Hasyim

KARTARLA | KaranggenengSebagai langkah konkret untuk mewujudkan program besar “Karang Taruna Goes to School”, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Achmad Ilham Zubairi, resmi menggelar trial melalui gerakan Karang Taruna Mengajar.

Kegiatan perdana ini dilaksanakan bertepatan dengan momen Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Wahid Hasyim, Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng.

Uji coba gerakan Karang Taruna Mengajar ini berlangsung selama dua hari dengan menyasar dua kelompok siswa yang berbeda, guna menguji efektivitas materi yang adaptif terhadap kebutuhan pemuda saat ini.

Baca Juga : Dedikasi Kemanusiaan, Karang Taruna Putra Harapan Desa Latukan Raih Penghargaan dari PMI Lamongan

Pada hari pertama, Senin (13/7), kegiatan diikuti oleh 116 siswa kelas X. Materi yang diberikan berfokus pada Achievement Motivation Training untuk memicu semangat berprestasi siswa baru, serta pembekalan mengenai Etika Media Sosial dan Jejak Digital sebagai langkah preventif menangkal hoaks dan cyberbullying.

Di sela kegiatan, Pria yang akrab disapa Ilham ini memaparkan gagasan utama dan filosofi di balik diinisiasinya program makro ini. Diungkapkannya program ‘Kartar Goes to School’ ini lahir dari pandangan bahwa Karang Taruna tidak boleh hanya bergerak di ceruk kepemudaan desa atau lingkungan dusun saja.

“Kita harus melangkah lebih jauh, masuk ke hulu tempat karakter generasi muda dibentuk, yaitu lembaga pendidikan. Sekolah adalah laboratorium strategis bagi pertumbuhan pemuda. Melalui integrasi ini, Karang Taruna ingin hadir sebagai mitra strategis sekolah untuk menjembatani potensi akademik siswa dengan realitas sosial dan kesiapan mental yang mereka butuhkan di luar kelas,” jelas Ilham.

Memasuki hari kedua, Selasa (14/7), program dilanjutkan dengan menyasar 138 siswa kelas XII. Pada sesi khusus siswa tingkat akhir ini, materi yang disajikan adalah Career Roadmap 2030, sebuah panduan taktis untuk membantu siswa memetakan jalur karier, kelanjutan studi, dan penguatan kompetensi menyongsong tantangan global.

Baca Juga : Sambut Estafet Kepengurusan Baru, Karang Taruna “Media Karya” Sedayulawas Gelar Pentas Seni Budaya

Melalui keberhasilan trial di SMA Wahid Hasyim ini, gerakan Karang Taruna Mengajar diharapkan menjadi blueprint yang siap direplikasi secara masif di berbagai sekolah lain di seluruh Kabupaten Lamongan, guna mencetak generasi muda yang cerdas, bijak digital, dan siap bersaing di masa depan.

“Implementasi Kartar Goes to School ke depan diharapkan dapat diaplikasikan oleh setiap tingkatan kepengurusan Karang Taruna, baik di tingkat kecamatan maupun desa, pada lembaga pendidikan di wilayah mereka masing-masing,” tutup Ilham.