Sinergi Pemuda Desa, Karang Taruna Gajah Mada Modo Sukses Gelar Festival Ongklek 2026

Kartarla | Modo Suasana malam di Pendopo Kecamatan Modo berubah menjadi panggung seni yang penuh energi pada Sabtu malam (14/3).

Karang Taruna Gajah Mada Kecamatan Modo menggelar Modo Ongklek Festival, sebuah ajang kreativitas musik perkusi tradisional yang bertujuan menyalurkan bakat pemuda sekaligus melestarikan tradisi membangunkan sahur di bulan suci Ramadan.

Meski digelar secara perdana, acara ini berlangsung sangat meriah dan menyedot perhatian ratusan warga. Sebanyak 6 tim dari 6 desa berbeda unjuk gigi dengan formasi masing-masing 10 anggota.

Baca Juga ; Tebar Kebahagiaan Ramadan, Karang Taruna Lamongan Bersama Nurul Hayat Ajak 20 Anak Yatim Belanja Baju Lebaran

Total 60 peserta berkompetisi menampilkan harmonisasi suara ongklek yang dipadukan dengan koreografi dan semangat yang luar biasa.

Persaingan ketat tersaji di hadapan dewan juri yang kompeten, yakni Gigih (Seniman), Sriana (Dinas Kesehatan), dan Rudin (Dispora Kabupaten Lamongan).

Camat Modo, Anang Budi Santosa, dalam sambutannya mengaku sangat bangga dengan inisiatif Karang Taruna Gajah Mada. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti di sini, melainkan menjadi agenda rutin tahunan setiap bulan Ramadan.

Baca Juga : Karang Taruna Kabupaten Lamongan Dukung Penuh Gelaran KOLELA PWI: “Wujud Pelestarian Kuliner Lokal”

“Kami sangat mendukung penuh. Ini adalah cara yang sangat positif untuk menyalurkan bakat anak-anak muda kita. Daripada kegiatan yang kurang bermanfaat, lebih baik mereka berkreasi lewat seni ongklek untuk membantu umat Muslim bangun sahur,” ujar Anang.

Ketua Karang Taruna Gajah Mada Kecamatan Modo, Hariono, mengungkapkan rasa syukurnya atas kelancaran acara tersebut. Ia menekankan bahwa festival ini adalah bukti nyata bahwa pemuda desa memiliki potensi besar jika diberikan wadah yang tepat.

“Alhamdulillah, antusiasme masyarakat dan peserta sangat luar biasa meskipun persiapan kami cukup singkat. Festival ini bukan sekadar soal menang atau kalah, tapi bagaimana kita sebagai pemuda Karang Taruna bisa menjaga jati diri bangsa melalui seni tradisional. Kami ingin membuktikan bahwa tradisi ‘gugah sahur’ bisa dikemas secara keren dan inspiratif,” tutur Hariono.

Baca Juga : Sinergi Karang Taruna dan Pemdes Waruk: Bangun Jalan Alternatif Darurat untuk Warga Terdampak Banjir

Setelah melalui penilaian yang objektif, berikut adalah daftar pemenang Modo Ongklek Festival 2026:

  • Juara I: Desa Pule

  • Juara II: Desa Sidodowo

  • Juara III: Desa Kedungwaras

Melalui suksesnya gelaran ini, Karang Taruna Gajah Mada berharap semangat kebersamaan antar desa di Kecamatan Modo semakin erat dan mampu memicu munculnya inovasi-inovasi kegiatan kepemudaan lainnya di masa depan.