Babat – Aliran sungai di sekitar Lapangan Sawonggaling, Kelurahan Babat, Kecamatan Babat mendadak ramai oleh ratusan warga pada Minggu (15/2) pagi.
Kehadiran masyarakat tersebut merupakan bagian dari kegiatan “Mancing Happy 2026″ yang diinisiasi oleh Karang Taruna Waskita Kelurahan Babat.
Acara ini dirancang bukan sekadar sebagai hiburan, melainkan sebagai langkah nyata untuk mengedukasi masyarakat agar senantiasa menjaga kebersihan sungai.
Baca Juga : Ramadan Tiba, Berikut Ide Kegiatan Kreatif Karang Taruna untuk Hidupkan Suasana Desa
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini dibuka secara simbolis oleh Camat Babat, Noman Kresna, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif pemuda Karang Taruna dalam mengemas pesan lingkungan melalui hobi yang digemari warga.
Turut hadir dalam acara tersebut Lurah Babat, Anom Priambodo, S.STP., beserta jajaran tokoh masyarakat setempat.
Panitia mencatat kurang lebih 500 peserta berasal dari berbagai wilayah di sekitar Babat memadati bibir sungai. Antusiasme peserta semakin memuncak saat panitia menebar kurang lebih 1.200 ekor ikan lele ke dalam sungai. Suasana kompetisi yang sehat sekaligus menghibur terasa kental, apalagi dengan adanya tantangan menangkap “Lele Master” seberat 2 kilogram untuk 2 ekor ikan, serta berbagai hadiah undian menarik yang telah disiapkan oleh panitia.
Baca Juga : Peduli Lansia, Karang Taruna Tunas Bangsa Dusun Kemendung Gelar Cek Kesehatan Gratis
Melalui kegiatan ini, Karang Taruna Waskita ingin menanamkan kesadaran bahwa sungai yang bersih memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehidupan sehari-hari.
Sebagaimana disampaikan oleh ketua Karang Taruna Kelurahan Babat Robbi Nugroho. Robbi menuturkan kegiatan ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya edukasi kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan sungai.
“Melalui kegiatan mancing happy ini, harapannya masyarakat dapat selalu ingat akan kebersihan sungai. Apabila sungai bersih, maka akan lebih enak dipandang dan dapat digunakan sebagai tempat refreshing, salah satunya melalui kegiatan memancing. Selain itu, dengan bersihnya sungai juga dapat mencegah penumpukan sampah yang dapat menyebabkan banjir,” ungkap Robbi.
Baca Juga : Digelar Secara E-Voting, Ahmad Saefudin Terpilih Jadi Ketua Karang Taruna Putra Harapan Desa Latukan
Selain berfokus pada kelestarian lingkungan, momen ini juga menjadi sarana yang efektif untuk mempererat keakraban antarwarga. Hilangnya sekat antarwilayah saat memancing bersama menunjukkan bahwa kerukunan masyarakat dapat terjalin melalui kegiatan positif di lingkungan terbuka.
Dengan suksesnya acara ini, diharapkan pesan untuk tidak membuang sampah ke sungai dapat terus tertanam di hati masyarakat Babat demi kenyamanan dan keamanan lingkungan di masa depan. (Robbi)

