Kartarla | Turi – Menghadapi kendala akses jalan utama yang lumpuh akibat banjir selama berbulan-bulan, pemuda Dusun Morogo, Desa Putatkumpul, Kecamatan Turi mengambil langkah nyata.
Pada Minggu (8/3/2026) siang, puluhan pemuda turun ke jalan untuk melakukan pengurukan pedel di jalur alternatif yang menghubungkan Desa Putatkumpul dengan Desa Karangwedoro.
Kondisi jalan umum keluar desa yang terendam banjir dalam waktu lama telah berdampak serius pada roda perekonomian dan akses pendidikan warga. Sayangnya, jalur alternatif yang kini menjadi tumpuan satu-satunya belum mendapatkan penanganan memadai dari pihak pemerintah desa setempat karena status kepemilikan lahan.
Baca Juga ; Sinergi Karang Taruna dan Pemdes Waruk: Bangun Jalan Alternatif Darurat untuk Warga Terdampak Banjir
Melihat kondisi tersebut, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Achmad Ilham Zubairi, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif para pemuda di lapangan. Menurutnya, aksi ini adalah bukti bahwa pemuda tidak boleh hanya menjadi penonton saat masyarakat kesulitan.
“Kami sebagai pemuda lebih memilih menyalakan lilin daripada mengutuk kegelapan. Kalau kita hanya menyalahkan pihak ini atau itu, maka solusi yang baik akan semakin jauh untuk didapatkan,” tegas Ilham Zubairi.
Ia juga menambahkan pesan kuat bagi generasi muda di Lamongan. “Pemuda hari ini harus berperan, bukan baperan,” imbuhnya singkat.
Baca Juga : Jaga Tradisi Berbagi, Karang Taruna Kecamatan Modo Tebar 1.000 Paket Takjil di Jalan Raya Dradah
Kegiatan pengurukan ini tidak hanya melibatkan tenaga para pemuda, tetapi juga semangat gotong royong dari seluruh elemen desa. Material pedel yang digunakan merupakan hasil donasi sukarela dari warga Desa Putatkumpul yang merindukan akses jalan yang layak.
Salah satu warga, Sulis mengungkapkan rasa syukurnya atas gerakan ini.
“Alhamdulillah, warga sangat antusias. Kami sangat bersyukur ada pemuda yang memiliki jiwa sosial tinggi. Ini murni swadaya, bahkan pedelnya pun hasil donasi warga sendiri,” ujarnya.
Baca Juga ; Gerakkan Roda Ekonomi Melalui Puluhan UMKM, Karang Taruna Desa Latukan Gelar Pasar Ramadan 2026
Dengan adanya pengurukan ini, diharapkan mobilitas warga, terutama para pekerja dan siswa sekolah, dapat kembali berjalan lancar tanpa harus bertaruh nyawa di tengah banjir atau terjebak lumpur di jalan alternatif.

