KARTARLA | Kalitengah – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Dusun Dondoman, Desa Bojoasri, Kecamatan Kalitengah, Kabupaten Lamongan, berlangsung penuh semarak dan memikat perhatian publik setempat.
Mengusung semangat “Mandiri Menghidupi”, Karang Taruna Dharma Bakti Dondoman sukses menggelar rangkaian pesta rakyat yang meriah, kreatif, dan sarat kemanfaatan tanpa membebankan biaya iuran sepeser pun kepada warga.
Baca Juga : Perkuat SDM Kepemudaan, Karang Taruna Kabupaten Lamongan Resmi Sepakati MoU dengan UNITABAH
Seluruh anggaran pelaksanaan dihimpun secara murni melalui iuran internal jajaran pengurus dan anggota Karang Taruna Dharma Bakti Dondoman. Langkah tersebut kemudian diperkuat melalui skema kemitraan strategis serta dukungan sponsor dari berbagai pihak.
Inisiatif ini menjadi bukti konkrit kemandirian gerakan pemuda dalam menghadirkan ruang kebahagiaan dan kebersamaan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa membebani keuangan warga.

Kemeriahan perayaan tidak hanya terlihat dari padatnya rangkaian kegiatan, tetapi juga dari besarnya apresiasi yang disiapkan panitia untuk para peserta. Setiap cabang perlombaan yang digelar Karang Taruna dilengkapi dengan hadiah menarik guna menumbuhkan semangat berkompetisi, sportivitas, kreativitas, serta rasa kebersamaan antarwarga, khususnya anak-anak.
Baca Juga : Semarakkan Kemerdekaan, Kartar Tunas Bangsa Bojoasri Gelar Jalan Sehat, Pengobatan Gratis, dan Tirakatan
Daya tarik paling menyedot perhatian publik hadir dalam Lomba Kreasi Karnaval. Karang Taruna menyiapkan hadiah utama berupa 1 ekor kambing untuk Juara 1, sedangkan Juara 2 dan Juara 3 berhak memboyong hadiah uang tunai ratusan ribu rupiah.
Hadiah ini diberikan sebagai bentuk penghargaan tinggi atas kerja keras, kekompakan, dan usaha warga dalam menampilkan kreasi terbaik mereka. Kupon Doorprize Gratis Berhadiah Utama KulkasBentuk kepedulian Karang Taruna Dharma Bakti Dondoman juga dirasakan oleh seluruh warga yang tidak mengikuti perlombaan.
Panitia membagikan kupon undian doorprize secara gratis tanpa pungutan biaya atau iuran tambahan. Di antara jajaran hadiah menarik yang disediakan, panitia menyiapkan satu unit kulkas sebagai hadiah utama undian.
Dengan skema ini, seluruh warga dari berbagai usia dapat ikut merasakan kebahagiaan pesta kemerdekaan dan berkesempatan membawa pulang hadiah tanpa harus mengeluarkan biaya sepeser pun. Seluruh deretan agenda—mulai dari Pembuatan Gapura Kemerdekaan, Doa Bersama Malam Tirakatan, perlombaan tradisional, Malam Puncak Pentas Seni, hingga Pawai Karnaval yang dimeriahkan pertunjukan drumband—sepenuhnya diselenggarakan tanpa membebankan anggaran kepada masyarakat.

Ketua Karang Taruna Dharma Bakti Dondoman, Rifky, menegaskan bahwa konsep “Mandiri Menghidupi” merupakan manifestasi kontribusi nyata pemuda untuk desanya.
“Kami ingin memberikan kegiatan yang meriah dan bermanfaat untuk masyarakat, tetapi tanpa melibatkan warga dalam hal iuran. Dana kegiatan kami kumpulkan dari iuran seluruh anggota Karang Taruna dan kami juga menjalin kerja sama dengan berbagai sponsorship. Harapannya, masyarakat cukup menikmati dan ikut merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan bersama-sama,” ujar Rifky.
Rifky menambahkan bahwa penyediaan hadiah di seluruh cabang lomba, kambing untuk karnaval, uang tunai, kulkas, hingga puluhan doorprize bukan sekadar mengenai nilai nominal barang. Lebih dari itu, seluruhnya merupakan bentuk apresiasi, kepedulian, dan upaya menciptakan kebahagiaan kolektif di tengah masyarakat Dusun Dondoman.
Apresiasi Sinergi Anggota dan Para SponsorKetua Panitia Kegiatan, Sdr Lizamuddin, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran panitia, pengurus, serta para sponsor yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan penuh.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada panitia, semua anggota Karang Taruna, seluruh sponsorship, dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Tanpa dukungan, kolaborasi, dan kepercayaan dari berbagai pihak, tentu kegiatan ini tidak akan bisa berjalan semeriah ini. Semoga sinergi dan hubungan baik ini terus terjaga dan membawa manfaat untuk kita semua,” ungkap Lizamuddin.
Baca Juga : Semarakkan HUT ke-81 RI, Karang Taruna Bhakti Muda Gelar Kedungjati Carnival Jelajah Tiga Dusun
Panitia juga mengapresiasi pengorbanan seluruh anggota Karang Taruna yang telah merelakan waktu, tenaga, pikiran, serta iuran finansial pribadi demi menyukseskan seluruh rangkaian acara dari awal hingga akhir.
Filosofi “Mandiri Menghidupi”Semangat “Mandiri Menghidupi” menjadi bukti bahwa pemuda desa tidak lagi sekadar menjadi penonton atau pelaksana teknis perayaan, melainkan mampu mengambil peran sebagai penggerak, pemrakarsa, sekaligus pemberi kemanfaatan nyata bagi lingkungannya.
Berawal dari komitmen iuran internal pemuda dan kepercayaan para sponsor, lahir sebuah perayaan kemerdekaan yang mempererat tali silaturahmi antarwarga, memperkuat budaya gotong royong, dan memupuk kebanggaan atas kemandirian pemuda Dusun Dondoman.
Bagi pemuda Dondoman, kemerdekaan bukan sebatas seremonial tahunan, melainkan keberanian untuk bergerak, berkarya, mandiri, dan berdampak bagi masyarakat.

