KARTARLA | Lamongan – Komitmen kepedulian sosial terhadap masyarakat kurang mampu kembali ditunjukkan oleh jajaran pengurus Karang Taruna Kabupaten Lamongan.
Sebagai salah satu pilar sosial pendukung pembangunan kesejahteraan masyarakat, organisasi pemuda ini turun tangan memberikan pendampingan khusus bagi seorang warga Desa Kacangan, Kecamatan Modo, berinisial AN (36), untuk mendapatkan akses perawatan medis di RSUD dr. Soegiri Lamongan pada Rabu (29/7/2026) lalu.
Aksi cepat ini berawal dari kondisi kesehatan AN yang membutuhkan perawatan medis darurat. Pasien wajib menjalani rutinitas cuci darah sebanyak dua kali dalam seminggu.
Baca Juga : Perkokoh Sinergi Kepemudaan, Pengurus Karang Taruna Kecamatan Sukodadi Periode 2025–2030 Dilantik
Di saat bersamaan, ia juga terdiagnosis menderita kista yang memerlukan tindakan operasi medis segera. Namun, keterbatasan skema bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang ia miliki sebelumnya hanya menutupi layanan cuci darah, sehingga pembiayaan tindakan operasi kista sempat terkendala.
Melihat kondisi krusial tersebut, pengurus Karang Taruna Kabupaten Lamongan dari Bidang Ketahanan Pangan, Endar Muji Purwanto, mengambil langkah proaktif mendampingi pasien secara langsung bersama Penjabat (Pj) Kepala Desa serta perawat Desa Kacangan menuju RSUD dr. Soegiri.
Endar menjelaskan bahwa penanganan warga kurang mampu ini membutuhkan pengawalan ketat agar pasien bisa mendapatkan hak pelayanan medis secara komprehensif.
“Saya dapat kabar ada warga kurang mampu sedang sakit, dimana harus cuci darah 2 kali dalam seminggu. Selain itu sekarang juga mengidap kista, sudah waktunya operasi. Masalahnya KIS hanya untuk cuci darah saja, dan tidak bisa digunakan untuk pengobatan kista. Alhamdulillah sudah dibantu Ibu Yes (Anis Kartikawati) untuk pengobatan kistanya,” ujar Endar.
Melalui komunikasi dan koordinasi intensif yang dibangun bersama Ketua TP PKK Kabupaten Lamongan, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, hambatan pembiayaan penyakit kista pasien kurang mampu tersebut akhirnya berhasil teratasi.
Sementara itu, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lamongan, Achmad Ilham Zubairi, menegaskan bahwa pendampingan pasien ini merupakan wujud nyata tanggung jawab Karang Taruna sebagai pilar sosial yang hadir dan berdampak langsung di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial Karang Taruna sebagai salah satu pilar sosial terhadap masyarakat. Langkah pendampingan ini sekaligus guna mendukung program kesehatan Pemkab Lamongan, salah satunya LASERKU (Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah). Layanan home care medis ini menyasar langsung rumah warga bagi yang memiliki keterbatasan mobilitas atau pemulihan, yang telah menjangkau lebih dari 6.270 keluarga di 27 kecamatan,” tutur Achmad Ilham Zubairi.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kepekaan pilar sosial di lapangan ini sejalan dengan penguatan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) untuk deteksi dini penyakit kronis, serta kebijakan prioritas Lamongan Sehat melalui optimalisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) di berbagai fasilitas umum dan sekolah.
Sinergi antara kader pilar sosial Karang Taruna, tim medis, dan jajaran pemerintah daerah ini diharapkan terus menguat, sehingga tidak ada lagi warga kurang mampu di Kabupaten Lamongan yang terkendala saat mengakses layanan kesehatan yang layak.

