Kado Indah Hari Pendidikan Nasional: Karang Taruna Modo Berhasil Mediasi Anak Putus Sekolah Kembali ke Bangku Belajar

Kartarla | Modo – Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pemantik semangat bagi Karang Taruna Kecamatan Modo untuk bergerak sebagai garda terdepan dalam menuntaskan persoalan anak putus sekolah di wilayahnya.

Melalui aksi kemanusiaan yang berisiko tinggi, organisasi pemuda ini berhasil memediasi keluarga N (7), bocah asal Desa Sambungrejo, agar kembali mendapatkan haknya mengenyam pendidikan.

Kasus ini menjadi perhatian serius setelah adanya laporan dari bidan desa mengenai kondisi N. Bocah dari keluarga kurang mampu tersebut sebelumnya terisolasi dari bangku sekolah lantaran kondisi ayahnya yang mengalami gangguan jiwa.

Baca Juga : Sinergi Pemuda Desa, Karang Taruna Gajah Mada Modo Sukses Gelar Festival Ongklek 2026

Situasi sempat mencekam karena pihak keluarga memberikan ancaman menggunakan senjata tajam bagi siapapun yang berusaha membawa Nisa sekolah, yang menyebabkan warga sekitar tidak berani bertindak.

Wakil Ketua Karang Taruna Kecamatan Modo, Endar Muji Purwanto, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk nyata dalam memaknai Hari Pendidikan Nasional, di mana tidak boleh ada satu pun anak yang tertinggal dalam mengakses pengetahuan.

Karang Taruna segera menginisiasi koordinasi lintas sektoral bersama Polsek Modo, Koramil Modo, Puskesmas Karangpilang, pihak Kecamatan, dan Pemerintah Desa Sambungrejo.

Baca Juga : Jaga Tradisi Berbagi, Karang Taruna Kecamatan Modo Tebar 1.000 Paket Takjil di Jalan Raya Dradah

“Bertepatan dengan semangat Hari Pendidikan, kami melakukan pendekatan persuasif bersama Kepala Puskesmas Karangpilang, Babinsa, dan pihak Polsek. Alhamdulillah, pihak keluarga akhirnya luluh dan memberikan izin agar adik N bisa sekolah lagi,” ungkap Endar Muji Purwanto.

Sebagai tindak lanjut untuk memastikan keamanan dan kualitas belajar sang anak, Karang Taruna telah berkoordinasi dengan Dinas PPPAKB serta Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan.

Saat ini, N telah dibawa ke SPMAA Turi untuk melanjutkan sekolah sekaligus tinggal di pondok pesantren agar mendapatkan lingkungan tumbuh kembang yang lebih stabil.

Baca Juga : Development Training Karang Taruna Lamongan Tuntaskan Rangkaian Pelatihan di Kecamatan Modo

Aksi sigap Karang Taruna Modo ini membuktikan bahwa peran pemuda sangat krusial dalam mengawal keberhasilan pendidikan di tingkat akar rumput, terutama bagi anak-anak yang berada dalam kondisi rentan dan membutuhkan perlindungan khusus.